Tukak Lambung dan Tukak Duodenum

Tukak Lambung dan Tukak DuodenumTukak peptik adalah suatu istilah yang umum untuk tukak yang timbul di esofagus, lambung atau duodenum pada saluran gastrointestinal atas. Tukak Lambung dan Tukak Duodenum ini secara lebih spesifik diberi nama menurut lokasinya: tukak esofagus tukak lambung dan tukak duodenum. Tukak duodenum terjadi 10 kali lebih sering dari tukak esofagus dan lambung. Pelepasan asam hidroklorida dari sel-sel parietal lambung dipengaruhi oleh histamin, gastrin dan asetilkolin. Tukak epptik disebabkan oleh hipersekresi dari asam hidroklorida dan pepsin yang mengikis lapisan mukosa gastrointestinal.

Tukak Lambung dan Tukak Duodenum

Tukak Lambung dan Tukak Duodenum

Sekresi gastrik di dalam lambung berusaha mempertahankan pH antara 2-5. Pepsin suatu enzim digestif, teraktivasi pada pH 2 dan kompleks pepsin-asam dari sekresi lambung dapat menyebabkan kerusakan mukosa. Jika pH sekresi lambung meningkat 5, aktivitas pepsin menurun. Sawar mukosa lambung (SML) adalah suatu materi yang tebal berlendir, mukosa yang memberikan pertahanan antara lapisan mukosa dan sekresi gastrik yang keasaman. GMB mempertahankan integritas dari lapisan mukosa lambung dan merupakan pertahanan terhadap bahan-bahan korosif. Kedua otot-otot sfinkter, sfinkter kardia, terletak di bagian atas dari lambung dan sfinkter pilorik terletak di bagian bawah lambung, bertindak sebagai pertahanan untuk mencegah reluks  asam ke dalam esofagus dan duodenum.

Tukak esofagus terjadi karena reluks sekresi asam lambung ke dalam esofagus karena adanya kesalahan atau kekurangan dari sfinkter kardia. Tukak duodenum disebabkan oleh hipersekresi dari asam lambung yang masuk ke duodenum karena kurangnya buffer untuk menetralkan asam lambung, kerusakan atau kurang baiknya sifnkter pilorik atau hipermotilitas lambung. Tukak lambung seringkali timbul karena pecahnya GMB.

Tukak duodenum lebih sering dari tukak lambung dan terjadi pada mereka yang berusia lebih muda, lebih sering mengenai pria daripada wanita. Puncak terjadinya tukak lambung adalah pada usia 55-65 tahun dan jarnag terjadi sebelum usia 40 tahun dengan angka insidensi yang sama antara pria dan wanita. Dari banyaknya kasus yang terjadi akibat infeksi bakteri H.Pylori lebih sering menyerang tukak duodenum hingga 95% dan tukak lambung sekitar 80-85%.

Risiko tukak lambung dan tukak duodenum berkisar dari 11% – 30% untuk pasien yang mendapat NSAID harian ; jauh lebih tinggi bila pasien juga mendapat kortikosteroid ; juga meningkatkan risiko perdarahan gastrointestinal atas sebanyak 4 kali lipat, terutama pada lansia.

Tukak lambung dan tukak duodenum untuk kasus yang parah akan menimbulkan suatu komplikasi yang berbahaya. Komplikasi yang terjadi salah satunya adalah pendarahan. Pendarahan yang terjadi akan berlaku sekitar 15-20% pasien pada tukak peptik. Dan pendarahan merupakan suatu bentuk komplikasi yang paling sering terjadi untuk tukak peptuk takni pada dinding posterior bublus duodnum, karena pada tempat ilah akan terjadi suatu erosi srteria pankreatikaduodenalis atau juga arteria gastroduodenalis. Dan dikatakan sekitar 25% kematian yang terjadi dari tukak peptik yang bisa disebabkan karena terjadinya komplikasi pada pendarahan.

Komplikasi lain yang terjadi dari penyakit tukak lambung adalah perforasi yang terjadu di dalam lambung sehingga akan menyebabkan terjadinya suat masalah peritonitis. Perforasi yang terjadi pada sekitar 5% penderita tukak peptik. Dan diagnosis dipastikan melalui adanya udara yang bebas di dalam rongga peritoneal, dan dinyatakan sebagai bulan sabit dari translusen antara bayangan hati dan juga diafragma. Biasanya pada penyakit tukak juga mempunyai suatu komplikasi yang berbentuk seperti obstruksi. Tukak perepilorik dan juga duodeni bisa menimbulkan masalah gastric outlet obstruction melalui dari terbentuknya suatu fibriosis atau juga oedem dan juga spasme. Selain itu, terasa mual, kembung setelah makan yang merupakan salah satu gejala yang biasanya menjadi lebih sering muncul. Jika obstruksi yang bertambah berat bisa menimbulkan rasa nyeri dan juga muntah.

Cara mengobati penyakit tukak lambung dan tukak duodenum bisa dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan tradisional. Bahan-bahan tradisional tersebut adalah salah satunya kunyit. Kunyit memang dipercaya sejak dulu sebagai salah satu rempah-rempah yang bisa mengobati berbagai jenis penyakit dan salah satunya adalah mengobati penyakit tukak lambung. Kandungan yang ada di dalam kunyit salah satunya adalah kandungan kurkuminoid yang sifatnya seperti antibakteri dan juga kurkumin yang bisa membantu untuk meningkatkan produksi dari mukus atau lendir pada mukosa atau lapisan lambung, sehingga membuat lambung menjadi terlapisi dan gangguan lambung akan bisa dicegah dan bisa diperbaiki.

Dan selain itu, kemampuan dari kunyit bisa membantu mengatasi masalah tukak lambung juga karena kandungan kunyit yang ada di dalamnya adalah berupa minyak atsiri yang mempunyai sifat sebagai antiradang. Dan salah satu penelitian menunjukkan bahwa ekstrak dari air kunyit sebanyak 40 mg/kg berat badan (BB) sama khasiatnya dengan obat antiradang yang dibuat oleh produksi pabrik sebanyak 5 mg/kg BB. Dan aktivitas dari senyawa ini bisa membantu untuk mengatasi masalah tukak lambung dengan lebih alami.

Tukak Lambung dan Tukak Duodenum


=====================================

>>> Nutrisi Gandum Talbinah, Obat Untuk Mengatasi Sakit Maag atau Radang Lambung atau Tukak Lambung, Mengatasi Gangguan Pada lambung, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Tukak Lambung and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>