Tukak Lambung

Tukak lambung atau peptic ulcer disease (PUD) dapat diartikan sebagai luka pada lambung atau usus duodenum karena terjadi ketidakseimbangan anara faktor agresif  seperti sekresi asam lambung, pepsin dan infeksi bakteri Helicobacter pylori dengan faktor defensif / faktor pelindung mukosa seperti produksi prostaglandin, gastric mukus, bikarbonat dan aliran darah mukosa.

Tukak Lambung

Tukak Lambung

Tukak lambung merupakan suatu penyakit pada saluran pencernaan yang ditunjukkan dengan terjadinya kerusakan mukosa lambung bisa karena sekresi asam lambung berlebih, infeksi H. Pylori, maupun produksi prostaglandin yang berkurang.

Dari namanya, tukak lambung biasa terjadi di perut (lambung) dan usus duodenum proximal. Meskipun angka kejadiannya sedikit, tukak lambung dapat terjadi di esofagus bagian bawah, dudoenum distal atau jejunum.

Penyebab Tukak Lambung

Infeksi bakteri H. Pylori dan penggunaan obat antiinflamasi nonsteroids (NSAIDs) menjadi penyebab utama terjadinya tukak lambung. H. Pylori merupakan bakteri gram negatif berbentuk spiral yang hidupnya pada bagian gastrum antrum. Bakteri ini bersifat patogen. H. Pylori menghasilkan sitotoksin yang dapat memecah pertahanan mukus kemudian menempel di sel epitel lambung atau usus 12 jari.

Di lambung, bakteri akan menghasilkan karbondioksida, amonia dan produk lain seperti protase, katalase, dan fosfolipase yang bersifat toksik. Produk-produk yang dihasilkan akan terakumulasi sehingga merusak pertahanan mukosa lambung dan menyebabkan ulcerasi atau tukak.

Selain H. Pylori, penggunaan obat NSAIDs (contohnya aspirin, piroxicam, ibuprofen, meloxicam, celecoxib, trisalicylate dll). Obat NSAIDs dapat menyebabkan tukak lambung melalui 2 cara, mengiritasi epitelium lambung secara langsung atau melalui penghambat sintesisi prostaglandin. Namun penghambatan sintesis prostaglandin merupakan faktor dominan penyebab tukak lambung oleh NSAIDs. Prostaglandin merupakan senyawa yang disentsis di mukosa lambung yang melindungi fungsi fisiologis tubuh seperti fungsi ginjal, homeostasis dan mukosa lambung.

Berdasarkan literatur, mekanisme yang terjadi belum diketahui pasti namun diduga produksi prostaglandin pada lambung dihambat sehingga perlindungan terhadap mukosa lambung berkurang dan risiko tukak lambung meningkat.

Stress dapat memicu tukak lambung karena dalam kondisi stres sangat dimungkinakan orang melakukan tindakan yang berisik terjadinya penyakit lambung seperti merokok, megnkonsumsi obat NSAIDs atau alkohol. Selain itu diperkirakan dalam kondisi stress, hormon adrenalin akan meningkat produksinya mengakibatkan produksi asam oleh reseptor asetilkolin meningkat pula, efeknya asam lambung pun meningkat.

Pengobatan pada penyakit tukak lambung adalah dengan konsumsi makanan yang baik untuk lambung. Ada beberapa jenis makanan yang menjadi pemicu munculnya tukak lambung. Makanan yang pedas dan panas yang dimakan saat perut dalam keadaan kosong akan menyebabkan masalah tukak lambung ini kambuh. Selain itu, stress juga merupakan salah satu hal yang menjadi penyebab terjadinya maag.

Penyebab dari tukak lambung adalah karena bakteri H. Pylori dan bakteri ini harus dimusnahkan dengan cara minum obat dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik yang mempunyai manfaat untuk mengurangi rasa sakit. Obat antibiotika ini merupakan kombinasi dari klaritromisin dan amiksisilin ata8 juga metronidazol yang bisa digunakan selama 2 minggu. Dan selain itu juga, obat ini dikombinasikan dengan obat-obatan yang lainnya yang mempunyai manfaat untuk mengurangi terjadinya produksi pada asam lambung, atau juga bisa melindungi permkaan pada ukosa lambung dan juga serangan dari asam lambung. Dan beberapa obat yang bisa digunakan untuk membantu menetralkan asam lambung serta bisa membantu mengurangi produksi dari asam lambung.

Beberapa obat tukak lambung tersebut adalah :

  1. Antasid
    Obat antasid ini merupakan obat yang berisi al-hidroksida dan juga Mg hidroksida dan ada juga yang berisi caira CaCO3 yang sifatnya adalah basa, dengan tujuan untuk membantu menetralkan asam lambung. Obatnya juga ada yang berbentuk sediaan cairan dan ada juga yang dikunyah. Untuk obat berbentuk cairan, biasanya dalam pemakaiannya diwajibkan untuk dikocok terlebih dahulu sebelum diminum agar homogen. Sedangkan untuk tablet yang dikunyah, maka obat ini harus dikunyah sampai halus sebelum kemudian ditelan untuk mendapatkan efek yang lebih cepat. Dan sebaiknya jangan dipakai melebihi dari 2 minggu, jika nyeri yang terjadi masih terasa, maka sebaiknya melakukan pemeriksaan ke dokter.
  2. Antagonis histamin H2
    Jenis obat golongan yang selanjutnya adalah dengan mengunakan antagonis histamin H2. Cara kerja dari obat ini adalah untuk membantu memblok reseptor pada histamin. Histamin merupakan suatu senyawa yang berasal dari senyawa yang ada di dalam tubuh yang bisa memunculkan terjadinya sekresi pada asam lambung. Jika reseptor ini diblokade, maka histamin tidak akan bisa bekerja dengan baik dan kemudian produksi dari asam lambung ini akan mengalami pengurangan. Misalnya adalah obat seperti : simetidin, ranitidin, famotidin, dan juga nizatidin.
  3. Penghambat pompa proton
    Obat tukak lambung ini mempunyai cara kerja pada pompa proton yang merupakan suatu tempat untuk proses keluarnya dari proton (ion H) yang bisa membentuk asam lambung. Karena dengan bekerja langsung pada pompa proton, obat ini menjadi lebih poten dibandingkan golongan pada antagonis H2, contohnya adalah omeprazol, lansoprazol, dan juga pantoprazol. Obat-obatan jenis ini haruslah diperoleh dengan cara resep dokter.

 Tukak Lambung

Posted in Tukak Lambung | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Tukak Lambung

Gejala Penyakit Tukak Lambung – Penyakit tukak lambung adalah penyakit yang disebabkan dengan luka yang terjadi di lambung dan duodenum atau usus dua belas jari. Penyebab dari penyakit tukak lambung ini disebabkan karena terjadinya iriyasi yang ditimbulkan oleh cairan lambung yang ada pada mukosa lambung dan biasanya leinana ini terjadi akibat dari pertentangan antara cairan lambung sebagai salah satu faktor yang agresif dan resistensi mukosa lambung sebagai faktor protektif.

Gejala Penyakit Tukak Lambung

Gejala Penyakit Tukak Lambung

Gejala penyakit tukak lambung adalah nyeri yang terasa pada ulu hati dan akan hilang jika sudah makan atau bisa dengan menguranginya meminum obat maag. Tukak lambng akan mengalami remisi atau gejalanya akan berkurang untuk sementara. Biasanya penyakit tukak lambung ini akan menunjukkan gejala klinis tukak lambung dan tukak duodenum. Pada tukak duodenum biasanya nyeri yang terasa akan sangat sakit pada malam dan juga subuh hari. Sedangkan pada tukak lambung biasanya gejala yang dirasakan adalah nyeri yang tidak terlalu berat pada ulu hati, namun rasa sakit ini akan timbul setelah makan. Dan oleh sebab itulah, penderita penyakit tukak lambung ini biasanya menjadi tidak mau makan karena takut.

Gejala penyakit tukak lambung ini biasanya disebabkan karena cedera yang terjadi pada permukaan mukosa lambung dan biasanya lemahnya terjadi karena pertahanan pada mukosa lambung yang mempunyai peran dalam menyebabkan masalah tukak lambung. Sekresi asam lambung yang terjadi dengan berlebihan, misalnya karena faktor genetic, stress, dan juga karena masalah psikolog ini merupakan salah satu hal yang membuat tukak lambung menjadi berat.

Pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi gejala penyakit tukak lambung yang disebabkan karena Helicobacter pylori yang harusnya diobati dengan menggunakan antibiotic yang bisa diperoleh melalui resep dokter. Obat antibiotika yang dipakai adalah variasi kombinasi dari klaritrosimin dengan amoxilin atau juga bisa dengan metronidazol yang harusnya digunakan sekitar 2 minggu. Dan selain itu juga, kombinasi dengan menggunakan obat yang lain akan bertujuan untuk mengurangi produksi asam lambung, atau melindungi permukaan dari mukosa lambung dan serangan penyakit asam lambung.

Ada beberapa tipe pada tukak lambung :

Tipe 1 : merupakan tukak lambung yang paling sering terjadi. Letaknya berada pada kurvatura minor atau juga proximal insisura, dekat pada junction mukosa onsitik dan antral

Tipe 2 : biasanya lokasi terletak hampir sama dengan tipe 1 namun berhubungan dengan tuka duodenum

Tipe 3 : letaknya beradap 2 cm dari Pilorus (Pyloric channel ulcer)

Tipe 4: letaknya berada pada proksimal abdomen atau juga pada cardia.

Diagnosis yang dilakukan pada gejala penyakit tukak lambung adalah sekitar 90% dari mereka yang mengalami gangguan nyeri pada epigastriumnya, seperti ada rasa terbakar, serta rasa mual dan juga muntah, serta perut yang kembung, berat badan yang mengalami penurunan, hematemesis, melena dan juga anemia atau darah rendah yang disebabkan karena erosi pada superficial atau juga erosi yang muncul pada mukosa gastrointestinal.

Beberapa pemeriksaan penunjang yang dilakukan pada penyakit tukak lambung ini adalah gold standar, yakni pemeriksaan endoskopi pada saluran cerna bagian atas dan juga biopsi lambung untuk membantu deteksi dari H. Pylori massa tumor, serta keadaan mukosa lambung.

  1. Pememriksaan radiologi
    Pemeriksaan ini dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada tukak peptik. Gambaran dari kawah, dan jjuga batas jelas serta adanya suatu lipatan yang muncul pada ukosa yang teratur dari pinggiran tukak. Dan apabila ditemukan dipermukaan pinggir tukak tidak teratur yang akan dicurigai menjadi lebih ganas.
  2. Pemeriksaan endoskopi
    Pemeriksaan ini dilakukan karena berupa luka yang terbuka pada pinggiran teratur, mukosa licin dan juga normal yang disertai dengan adany suatu lipatan yang keluar dari pinggiran tukak. Dan gambaran pada tukak akibat dari terjadinya suatu keganasan. Dianjurkan untuk melakukan biopsi dan juga endoskopi ulang selama 8-12 minggu setelah terapi eradikasi dilakukan. Keunggulan dari pemeriksaan endoskopi ini dibandingkan radiologi adalah bisa mendeteksi lesi yang kecil yang berdiameter sekitar 0.5 cm, dan bisa melihat lesi yang tertutup oleh darah dengan cara penyempritan air, dan bisa memastikan suatu tukak yang ganas atau juga jinak, dan bisa membantu untuk menentukan adanya suatu kuman H. Pylori sebagai salah satu penyeban munculnya tukak.
  3. Invasive Test
    Radpid Urea Test dilakukan. Tes ini merupakan tes kemampuan H. Pylori untuk membantu menghidrolisis urea. Enzim urea katalase yang menguraikan urea menjadi salah satu amonia bikorbonat yang bisa membuat suasananya menjadi lebih basa, yang diukur dengan menggunakan indikator pH. Dan spesimen biopsi dari mukosa pada lambung yang diletakkan pada tempat yang isinya cairan atau juga benda medium padat yang mengandung kandungan urea dan juga pH indikator, Jika dicurigai adanya H. Pylori pada spesimen ini, maka selanjutnya akn diubah menjdi amonia, dan terjadinya suatu perubahan pada pH dan perubahan warnanya.

Gejala Penyakit Tukak Lambung

Posted in Tukak Lambung | Tagged , , , , | Leave a comment

Tukak Lambung (Ulkus)

Tukak Lambung (Ulkus) – Tukak peptik adalah perlukaan yang tejadi pada lambung dan duoddenum (usus 12 jari). Penyebab penyakit ini adalah iritasi yang ditimbulkan oleh cairan lambung terhadap mukosa lambung. Kelainan ini terjadi akibat pertentangan antara cairan lambung sebagai faktor agresif (penyerangan) dan resistensi (daya tahan) mukosa lambung sebagai faktor protektif (pertahanan). Apabila mempelajari pengaruh makanan terhadap cairan lambung, tukak peptik dapat ditmbulkan oleh jenis makanan yang banyak mengandung protein hewani seperti daging. Hal in disebabkan oleh karena protein dapat meningkatkan pelepasan cairan lambung.

Tukak Lambung (Ulkus)

Tukak Lambung (Ulkus)

Tukak lambung (ulkus) adalah penyakit lambung yang terjadi apabila dinding lambung rusak akibat mukus yang menyelimutinya rusak. Enzim yang dihasilkan di dalam mukus memakan bagian-bagian kecil pada lapisan permukaan lambung. Penyakit lambung yang disebabkan oleh infeksi virus ini menyebabkan dinding lambung berlubang sehingga isinya jatuh ke dalam rongga perut.

Namun dengan demikian, terdapat perbedaan antara tukak lambung dan tukak duodeneum. Pada tukak duodeneum, sekresi asam lambung tiga kali lebih tinggi dibandingkan pada tukak lambung. Gejala awal terjadinya Tukak Lambung (Ulkus) adalah nyeri pada ulu hati yang akan hilang setelah makan atau minum obat maag. Atas dasar ini, tukak peptik dapat mengalami remisi (berkurangnya gejala penyakit untuk sementara) dan eksaserbasi (penyakit kambuh dengan gejala yang berat). Penderita penyakit ini biasanya akan mengalami muntah di malam hari. Ada perbedaan gejala klinis antara tukak duodeneum dengan tukak lambung. Pada tukak duodenum, nyeri yang amat sangat akan dirasakan pada malam dan subuh hari. Sedangkan, pada tukak lambung rasa nyeri pada ulu hati tidak terlalu berat, tetapi rasa sakit akan timbul setelah makan. Oleh karenannya, penderita penyakit ini biasanya menjadi takut dan enggan untuk makan.

Tukak lambung yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter Pylori harus diobat dengan antibiotika yang harus diperoleh dengan resep dokter. Antibiotika yang sering dipakai adalah kombinasi klaritomisin dengan amoksisilin atau metronidazol yang harus digunakan sekitar 2 minggu. Selain itu, juga dikombinasi dengan obat-obat lain yang bertujuan mengurangi produksi asam lambung ataupun melindungi permukaan mukosa lambung dari serangan asam lambung.

Kebanyakan Tukak Lambung (Ulkus) terjadi jika sel-sel mukosa usus tidak menghasilkan produksi mukus yang adekuat sebagai perlindungan terhadap asam lambung. Penyebab penurunan produksi mukus dapat termasuk segala hal yang menurunkan aliran darah ke usus, menyebabkan hipoksia lapisan mukosa dan cedera atau kematian sel-sel penghasil mukus. Ulkus jenis ini disebut ulkus iskemik. Penurunan aliran darah terjadi pada semua jenis syok. Jenis khusus ulkus iskemik yang timbul setelah luka bakar yang parah disebut ulkusa Curling (Curling ulcer).

Ada beberapa jenis terapi yang bisa dilakukan untuk mengobati tukak lambung :

Terapi non medikamentosa :

  1. Terapi ini dianjurkan untuk melakukan rawat jalan pada penderita, jika gagal atau juga adanya suatu masalah komplikasi, maka dianjurkan untuk melakukan rawat inap.
  2. Untuk mengontro diet, sebaiknya air jeruk yang asam, minuman bersoda, bir, kopi tidak mempunyai pengaruh userogenik yang muncul pada mukosa lambung namun bisa menambah terjadinya sekresi pada lambung.
  3. Pada penderita sebaiknya dianjurkan untuk tidak merokok, karena malah akan menyebabkan proses penyembuhan tukak gaster kronik mengalami hambatan, selain itu juga bisa mengambat proses sekresi bikarbonat pancreas yang bisa menambah keasaman dari duodeni, dan bisa menambah refluks duodenogastrik akibat dari terjadinya relaksasi pada sfingter pylorus sekaligus malah meningkatkan terjadinya tukak mengalami kambuhan.

Terapi medikamentosa :

  1. Pemberian antasida yang merupakan basa lemah yang bereaksi dalam hal sam hidrokolik, yang akan membentuk garam dan jga air untuk membantu mengurangi terjadiinya keasaman pada lambung. Enzim pepsin yang bisa bekerja pada pH biasanya akan lebih tinggi dari 4, dan penggunaan antacida juga bisa mengurani aktivitas terjadinya pepsin.
  2. Antagonis Reseptor H2/ARH2
    Penggunaan pada obat antagonis reseptor H2 ini digunakan untuk menghambat sekresi asam lambung yang sangat efektif dalam hal menghambat sekresi asam nocturnal.
  3. Proton pump inhibitor/PPI
    Merupakan suatu mekanisme kerja unntuk membantu memblokir kerja enzim dari K+H+ATPase yang kemudian akan memecah menjadi K+H+ dan setelah itu menghasilkan energi yang bisa digunakan untuk membantu mengeluarkan asam HCl dari kanalikuli pada sel parietal ke dalam lumen lambung. PPI bisa mencegah pada pengeluaran asam lambung yang berasal dari sel kanalikuli, yang menyebabkan terjadinya pengurangan pada rasa sakit pada pasien yang mengalami masalah tukak, dan juga mengurangi aktivitas dari faktor agresif pepsin dengan pH >4 serta bisa meningkatkan terjadinya efek eradikasi oleh regimen triple drugs.
  4. Penggunaan Koloid Bismuth
  5. Sukralfat
  6. Prostaglandin
  7. Dan penatalaksanaan infeksi H Pylori

Selain itu, ada tindakan lain yang dilakukan, salah satunya adalah melakukan tindakan operasi jika dirasa memang perlu untuk melakukannya. Dan hal ini juga dilakukan jika terapi medik gagal atau terjadinya suatu komplikasi seperti pendarahan.

Tukak Lambung (Ulkus)

Posted in Tukak Lambung | Tagged , , , , | Leave a comment

Tukak Lambung dan Tukak Duodenum

Tukak Lambung dan Tukak DuodenumTukak peptik adalah suatu istilah yang umum untuk tukak yang timbul di esofagus, lambung atau duodenum pada saluran gastrointestinal atas. Tukak Lambung dan Tukak Duodenum ini secara lebih spesifik diberi nama menurut lokasinya: tukak esofagus tukak lambung dan tukak duodenum. Tukak duodenum terjadi 10 kali lebih sering dari tukak esofagus dan lambung. Pelepasan asam hidroklorida dari sel-sel parietal lambung dipengaruhi oleh histamin, gastrin dan asetilkolin. Tukak epptik disebabkan oleh hipersekresi dari asam hidroklorida dan pepsin yang mengikis lapisan mukosa gastrointestinal.

Tukak Lambung dan Tukak Duodenum

Tukak Lambung dan Tukak Duodenum

Sekresi gastrik di dalam lambung berusaha mempertahankan pH antara 2-5. Pepsin suatu enzim digestif, teraktivasi pada pH 2 dan kompleks pepsin-asam dari sekresi lambung dapat menyebabkan kerusakan mukosa. Jika pH sekresi lambung meningkat 5, aktivitas pepsin menurun. Sawar mukosa lambung (SML) adalah suatu materi yang tebal berlendir, mukosa yang memberikan pertahanan antara lapisan mukosa dan sekresi gastrik yang keasaman. GMB mempertahankan integritas dari lapisan mukosa lambung dan merupakan pertahanan terhadap bahan-bahan korosif. Kedua otot-otot sfinkter, sfinkter kardia, terletak di bagian atas dari lambung dan sfinkter pilorik terletak di bagian bawah lambung, bertindak sebagai pertahanan untuk mencegah reluks  asam ke dalam esofagus dan duodenum.

Tukak esofagus terjadi karena reluks sekresi asam lambung ke dalam esofagus karena adanya kesalahan atau kekurangan dari sfinkter kardia. Tukak duodenum disebabkan oleh hipersekresi dari asam lambung yang masuk ke duodenum karena kurangnya buffer untuk menetralkan asam lambung, kerusakan atau kurang baiknya sifnkter pilorik atau hipermotilitas lambung. Tukak lambung seringkali timbul karena pecahnya GMB.

Tukak duodenum lebih sering dari tukak lambung dan terjadi pada mereka yang berusia lebih muda, lebih sering mengenai pria daripada wanita. Puncak terjadinya tukak lambung adalah pada usia 55-65 tahun dan jarnag terjadi sebelum usia 40 tahun dengan angka insidensi yang sama antara pria dan wanita. Dari banyaknya kasus yang terjadi akibat infeksi bakteri H.Pylori lebih sering menyerang tukak duodenum hingga 95% dan tukak lambung sekitar 80-85%.

Risiko tukak lambung dan tukak duodenum berkisar dari 11% – 30% untuk pasien yang mendapat NSAID harian ; jauh lebih tinggi bila pasien juga mendapat kortikosteroid ; juga meningkatkan risiko perdarahan gastrointestinal atas sebanyak 4 kali lipat, terutama pada lansia.

Tukak lambung dan tukak duodenum untuk kasus yang parah akan menimbulkan suatu komplikasi yang berbahaya. Komplikasi yang terjadi salah satunya adalah pendarahan. Pendarahan yang terjadi akan berlaku sekitar 15-20% pasien pada tukak peptik. Dan pendarahan merupakan suatu bentuk komplikasi yang paling sering terjadi untuk tukak peptuk takni pada dinding posterior bublus duodnum, karena pada tempat ilah akan terjadi suatu erosi srteria pankreatikaduodenalis atau juga arteria gastroduodenalis. Dan dikatakan sekitar 25% kematian yang terjadi dari tukak peptik yang bisa disebabkan karena terjadinya komplikasi pada pendarahan.

Komplikasi lain yang terjadi dari penyakit tukak lambung adalah perforasi yang terjadu di dalam lambung sehingga akan menyebabkan terjadinya suat masalah peritonitis. Perforasi yang terjadi pada sekitar 5% penderita tukak peptik. Dan diagnosis dipastikan melalui adanya udara yang bebas di dalam rongga peritoneal, dan dinyatakan sebagai bulan sabit dari translusen antara bayangan hati dan juga diafragma. Biasanya pada penyakit tukak juga mempunyai suatu komplikasi yang berbentuk seperti obstruksi. Tukak perepilorik dan juga duodeni bisa menimbulkan masalah gastric outlet obstruction melalui dari terbentuknya suatu fibriosis atau juga oedem dan juga spasme. Selain itu, terasa mual, kembung setelah makan yang merupakan salah satu gejala yang biasanya menjadi lebih sering muncul. Jika obstruksi yang bertambah berat bisa menimbulkan rasa nyeri dan juga muntah.

Cara mengobati penyakit tukak lambung dan tukak duodenum bisa dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan tradisional. Bahan-bahan tradisional tersebut adalah salah satunya kunyit. Kunyit memang dipercaya sejak dulu sebagai salah satu rempah-rempah yang bisa mengobati berbagai jenis penyakit dan salah satunya adalah mengobati penyakit tukak lambung. Kandungan yang ada di dalam kunyit salah satunya adalah kandungan kurkuminoid yang sifatnya seperti antibakteri dan juga kurkumin yang bisa membantu untuk meningkatkan produksi dari mukus atau lendir pada mukosa atau lapisan lambung, sehingga membuat lambung menjadi terlapisi dan gangguan lambung akan bisa dicegah dan bisa diperbaiki.

Dan selain itu, kemampuan dari kunyit bisa membantu mengatasi masalah tukak lambung juga karena kandungan kunyit yang ada di dalamnya adalah berupa minyak atsiri yang mempunyai sifat sebagai antiradang. Dan salah satu penelitian menunjukkan bahwa ekstrak dari air kunyit sebanyak 40 mg/kg berat badan (BB) sama khasiatnya dengan obat antiradang yang dibuat oleh produksi pabrik sebanyak 5 mg/kg BB. Dan aktivitas dari senyawa ini bisa membantu untuk mengatasi masalah tukak lambung dengan lebih alami.

Tukak Lambung dan Tukak Duodenum

Posted in Tukak Lambung | Tagged , , , , | Leave a comment

Tukak Lambung Pada Anak

Tukak Lambung Pada AnakTukak lambung yang disebabkan oleh infeksi bakteri H. Pylori umumnya jarang terjadi pada anak-anak. Namun kebanyakan tukak lambung yang menyerang anak-anak terjadi pada usia 8-17 tahun. Di Indonesia sendiri belum ada data mengenai infeksi bakteri ini.

Tukak lambung pad anak yang merupakan radang pada lambung yang dapat menyebabkan luka pada lapisan mukosa dinding lambung. Tukak lambung juga dapat disebabkan oleh pengaruh kadar HCI yang tinggi dalam lambung dari makanan. Menurut survei dari separuh populasi penduduk dunia yang terinfeksi bakteri Helicobater pylori sejak mereka anak-anak. Menurut penelitian, dewasa ini sekitar 3-5 % anak-anak merupakan pembawa Helicaobacter pylori. Sementara mereka yang lahir di pertengahan abad lalu, sekitar 50% nya terinfeksi bakteri lambung tersebut. Sekitar 10-15 % pembawa bakteri H. Pylori tersebut, kemudian menderita tukak lambung atau radang usus 12 jari. Akan tetapi sejauh ini masih belum diketahui, bagaimana cara penularan H.Pylori diduga penularannya terjadi dari ibu ke anak.

Tukak Lambung Pada Anak

Tukak Lambung Pada Anak

Secara umum tukak lambung memiliki gejala yang sama seperti penyakit maag pada umumnya, yakni mual, kembung, nyeri ulu hati, perut perih melilit, sering bersendawa, rasa terbakar, rasa penuh /sebah di ulu hati atau cepat merasa kenyang dan terkadang disertai muntah-muntah. Karena merasa kenyang terus, secara otomatis nafsu makan yang menjadi menurun dan akibatnya berat badan semakin menurun pula.

Apabila lambung maupun usus 12 jari sudah timbul luka (tukak) akan memperlihatkan gambaran luka-luka yang bisa disertai perdarahan. Gambaran ini bisa diperlihatkan melalui pemeriksaan endoskopi (penoroponga) lambung lewat alat yang dimasukkan mulut. Dengan pemeriksaan ini, dapat sekaligus bisa membuktikan adanya kuman Helycobater Pylori.

Tukak lambung pada anak yang terjadi pada usus 12 jari akan dirasakan penderita dengan nyeri yang hebat, sehingga dapat membangunkannya saat tengah malam. Tetapi rasa sakit ini bisa hilang setelah penderita makan dan minum obat penetral asam lambung (antasida) walau hanya sementara. Sebaliknya pada tukak lambung, rasa sakit yang timbul justru setelah makan. Pada keadaan yang telah parah, perdarahan bisa menyertai penderita saat muntah dan buang air besar dengan warna kecoklatan.

Gejala yang muncul tukak lambung pada anak adalah :

  1. Rasa panas atau rasa terbakar dan nyeri dibagian perut yang mulai terasa dari bagian pusar sampai ke tulang dada. Biasanya rasa ini muncul saat perut sedang kosong, dan khususnya terjadi di waktu antara makan siang dan juga makan malam.
  2. Pada penyakit tukak lambung akan muncul rasa nyeri selama 30-60 menit setelah makan, dan akan bertahan rasa nyerinya selama kurang lebih 1-1-5 jam. Nyeri yang muncul biasanya disebabkan karena adanya makanan yang saling bersentuhan dengan luka.
  3. Pada tukak usus yang nyeri biasanya akan muncul selama 1-1,5 jam setelah makan, dan disaat seluruh makanan tadi suduah meninggalkan lambung.
  4.  Biasanya akan muncul rasa penuh pada perut, terasa kembung dan juga bersendawa.
  5. Mual dan juga terasa muntah.

Ada perawatan yang bisa dilakukan pada penyakit tukak lambung pada anak yakni :

  1. Mengatur pola makan mereka dengan teratur walaupun sedang malas makan atau juga sedang sibuk dengan aktivitas mereka. Mulailah untuk membekali mereka makanan ringan seperti crackers, roti tawar dan juga biskuit setiap saat agar anak bisa makan disaat perut dalam keadaan kosong.
  2. Menghindari jenis makanan pedas, makanan yang berbumbu tajam serta makanan yang mengandung lemak tinggi dan makanan yang bisa merangsang terjadinya produksi asam lambung menjadi semakin tinggi.
  3. Hindarilah jenis makanan yang harus dikunyah dan juga dicerna lebih lama misalnya adalah ayam bakar yang digoreng.
  4. Jangan stres, karena stress merupakan salah satu penyebab munculnya sakit maag atau tukak lambung.
  5. Konsultasikan ke dokter, biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik untuk membantu memusnahkan bakteri H. Pylori.
  6. Untuk jenis penyakit tukak lambung yang disebabkan karena minum obat anti inflamasi atau obat peradangan maka bisa diobati dengan menggunakan obat yang bisa melapisi dan bisa melindungi lambung.

Ada beberapa jenis makanan yang bisa membantu mengatasi tukak lambung pada anak :

  1. Madu
    Madu merupakan salah satu makanan alami yang mempunyai khasiat luar biasa dalam mengatasi berbagai penyakit. Kandugan antibakteri dan antivirus yang ada di dalamnya bisa membantu untuk menghancurkan bakteri H. Pylori dan bisa membantu meredakan sakit maag atau tukak lambung. Selain itu, madu juga sangat bermanfaat untuk membant menenangkan lapisan yang mengalami iritasi pada lambung, serta kerongkongan dan juga usus. Dan madu bisa membantu melapisi luka akibat terjadinya maag dan bisa membantu untuk mengurangi rasa perih akibat maag.
  2. Yoghurt
    Kandungan bakteri baik yang ada di dalam yoghurt bisa membantu untuk meringankan rasasakit dan bisa membunuh kuman yang menjadi penyebab dari ulkus lambung.

Tukak Lambung Pada Anak

Posted in Tukak Lambung | Tagged , , , , | Leave a comment